bkbthi.com – Arsenal lagi on fire! Mereka berhasil nangkring di puncak klasemen Liga Inggris pas Hari Natal 2025. Kemenangan 1-0 atas Everton jadi hadiah manis buat skuad Mikel Arteta sebelum libur akhir tahun. Tapi, ada yang bilang, posisi ini justru bikin was-was. Kenapa, ya?
Gol Penalti dan Drama di Emirates
Viktor Gyökeres jadi pahlawan Arsenal dengan gol penaltinya di babak pertama. Penalti itu didapat setelah bek Everton, Jake O’Brien, nggak sengaja nyentuh bola hasil sepak pojok Declan Rice di kotak penalti. Tapi, kemenangan ini nggak diraih dengan mudah. Everton sempat protes penalti di babak kedua, dan dua peluang Arsenal cuma membentur tiang gawang. Untungnya, lini belakang Arsenal tampil solid banget!
Kemenangan ini bikin Arsenal nyaman di puncak klasemen pas tanggal 25 Desember. Banyak yang bilang, siapa yang ada di puncak pas Natal, dialah kandidat kuat juara. Tapi, sejarah berkata lain buat Arsenal.
Kutukan Natal yang Menghantui Arsenal
Dulu, lebih dari separuh tim yang mimpin klasemen pas Natal akhirnya juara Liga Inggris. Dari 32 musim terakhir, ada 17 tim yang sukses angkat trofi. Tapi, Arsenal malah jadi pengecualian. Mereka udah lima kali ada di puncak klasemen pas Natal sejak era Premier League dimulai tahun 1992, tapi nggak ada satupun yang jadi juara!
Arsenal jadi satu-satunya klub yang lebih dari dua kali ada di puncak klasemen pas Natal tapi nggak pernah juara. Kebalikannya, Manchester City malah pernah juara liga meski pas Natal cuma ada di peringkat kelima. Ini bukti, posisi akhir itu lebih penting daripada posisi di tengah musim.
City Mengintai, Mental Arsenal Diuji
Arteta pasti waspada banget. Manchester City ada di belakang Arsenal dan siap menyalip kapan aja. Mereka dikenal jago banget di paruh kedua musim. Musim lalu, Liverpool bisa juara setelah jadi pemuncak klasemen pas Natal, sementara Arsenal cuma bisa gigit jari di posisi kedua. Sekarang situasinya kayak kebalik, tapi sejarah belum tentu berpihak ke The Gunners.
Beberapa klub justru punya rekor sempurna pas Natal. Chelsea, Manchester City, dan Blackburn Rovers selalu juara tiap kali mimpin klasemen pas tanggal 25 Desember. Manchester United dan Liverpool pernah ngerasain manis pahitnya posisi ini. Sementara itu, Aston Villa punya rekor terburuk. Musim 1998/1999, mereka mimpin pas Natal tapi malah nyungsep ke peringkat keenam pas akhir musim.
Buat Arsenal, ada di puncak klasemen pas Natal itu keren banget. Tapi, tantangan sebenarnya baru dimulai setelah ini. Arteta punya misi penting: mecahin kutukan lama dan buktiin kalau Arsenal yang sekarang bisa juara, bukan cuma janji-janji doang. Natal ini emang bikin fans Arsenal senyum lebar. Tapi, sampai bulan Mei nanti, bayang-bayang masa lalu bakal terus ngikutin langkah mereka dalam perburuan gelar Liga Inggris.

