bkbthi.com – Zinedine Zidane, legenda sepak bola yang bersinar bersama Real Madrid, Juventus, dan Timnas Prancis, ternyata punya pandangan menarik tentang klub yang selevel dengan Real Madrid. Bukan Manchester United, Barcelona, Liverpool, atau bahkan Juventus, lalu siapa?
Zinedine Zidane memang pantas disebut legenda Real Madrid. Selain performa gemilangnya sebagai pemain, ia juga sukses besar saat menjadi pelatih di dua periode yang berbeda.
Zidane mencetak sejarah dengan membawa Real Madrid meraih tiga gelar Liga Champions berturut-turut (2016, 2017, dan 2018). Sebuah pencapaian yang belum pernah diraih klub lain sejak kompetisi ini berganti nama dari Piala Champions Eropa pada 1992.
Setelah meninggalkan Santiago Bernabeu pada 2021, Zidane belum kembali melatih. Meski begitu, namanya sering dikaitkan dengan berbagai klub elite.
Spekulasi Masa Depan Zidane
Baru-baru ini, Real Madrid bahkan memasukkan Zidane sebagai salah satu kandidat pengganti Xabi Alonso. Kehebatan Zidane dalam mengubah sentuhan menjadi emas membuat Florentino Perez tertarik untuk membawanya kembali jika Alonso gagal.
Namun, Zidane mungkin mencari tantangan baru di luar Real Madrid. Ada spekulasi bahwa ia akan menggantikan Didier Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026.
Juventus, klub Eropa lain yang pernah dibelanya, juga menjadi opsi potensial. Meski sering dikaitkan dengan klub Premier League, keterbatasan bahasa Inggris menjadi penghalang bagi Zidane untuk berkarier di Liga Inggris.
Bayern Munchen: Setara Real Madrid di Mata Zidane
Menurut sahabat dekat Zidane, Zidane hanya mempertimbangkan Juventus, Timnas Prancis, atau Bayern Munchen sebagai destinasi selanjutnya.
Zidane akan dengan senang hati kembali ke Juventus, dan hanya akan melatih Juventus, Timnas Prancis, atau Bayern Munchen, ujar sang sahabat.
Dia memandang Bayern seperti Real Madrid: sebuah institusi dengan sejarah hebat dan kondisi kerja yang sangat baik.
Sang sahabat juga menambahkan bahwa Zidane memiliki kesamaan dengan gaya kerja orang Jerman: berorientasi pada target, terstruktur, dan sangat memperhatikan detail. Namun, Bayern Munchen harus memberikan kekuasaan di bidang olahraga dan memenuhi keinginannya jika ingin merekrut Zidane.
Pada akhirnya, Bayern Munchen memilih Vincent Kompany sebagai pelatih. Meski begitu, Bayern patut bangga karena Zidane menganggap mereka setara dengan Real Madrid dalam jajaran klub elite Eropa.

