bkbthi.com – Rafael Leão, sang penyerang AC Milan, kembali dari absen tiga pertandingan akibat cedera dengan cara yang spektakuler. Gol tunggalnya menjadi penentu kemenangan tipis 1-0 atas Cagliari di kandang lawan, mengantarkan Rossoneri ke puncak klasemen sementara.
Kemenangan ini jelas memberikan tekanan pada rival-rival seperti Inter Milan dan SSC Napoli menjelang laga akhir pekan.
Milan, yang memiliki ambisi besar untuk meraih gelar juara, memulai tahun baru dengan kurang meyakinkan.
Jalannya Pertandingan
Di babak pertama, mereka tampil di bawah performa terbaiknya di Sardinia. Cagliari pun mengalami frustrasi serupa karena gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas sebelum turun minum.
Marco Palestra, bek kanan Cagliari, sempat melepaskan tembakan yang melenceng jauh setelah berhasil menembus lini pertahanan Milan.
Michel Adopo kemudian mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama bagi Cagliari melalui sundulan lemah setelah melewati menit ke-30. Tak lama berselang, Luca Mazzitelli melepaskan tembakan yang melebar tipis di tiang dekat.
Milan sempat mengira mendapat hadiah penalti menjelang akhir babak pertama. Namun, setelah peninjauan VAR, wasit membatalkan keputusan tersebut karena terjadi offside dalam proses terjadinya pelanggaran.
Usai mendapatkan motivasi dari Massimiliano Allegri di ruang ganti, Milan tampil lebih agresif di babak kedua. Hanya lima menit setelah restart, mereka berhasil memecah kebuntuan. Adrien Rabiot menjadi kreator gol dengan umpan silang mendatar yang akurat kepada Leão.
Dengan tenang, Leão mengontrol bola di tiang jauh dan melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan oleh Elia Caprile. Gol ini menjadi gol keenam Leão dalam 10 penampilannya di Serie A melawan Cagliari.
Gol tersebut menjadi aksi terakhir Leão dalam pertandingan ini. Ia kemudian digantikan oleh Niclas Füllkrug, yang melakukan debutnya bersama Rossoneri setelah dipinjam dari West Ham United.
Füllkrug nyaris memberikan assist pada debutnya. Umpannya kepada Christian Pulisic, yang juga masuk sebagai pemain pengganti, menghasilkan tembakan mendatar yang sayangnya masih bisa ditepis oleh Caprile dan membentur tiang gawang.
Di menit-menit akhir pertandingan, Caprile kembali menunjukkan kelasnya dengan menepis tendangan bebas melengkung dari Luka Modrić. Berkat penyelamatan gemilang kiper Cagliari tersebut, Milan harus puas dengan kemenangan tipis. Meski demikian, mereka berhasil memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 16 pertandingan liga (11 menang, 5 imbang) dan mengakhiri rekor tak terkalahkan Cagliari di kandang sendiri yang telah berlangsung selama tiga pertandingan.

