Jay Idzes siap hentikan pergerakan Christian Pulisic yang lagi gacor

bkbthi.com Pekan ke-15 Serie A 2025/2026 akan menyajikan laga menarik antara AC Milan dan Sassuolo di Stadion San Siro, Minggu (14-12-2025) malam WIB.

AC Milan sedang dalam tren positif usai meraih kemenangan beruntun di Serie A, termasuk saat mengalahkan Torino 3-2 pada Selasa (9-12-2025) dini hari WIB. Hasil ini membuat Rossoneri nyaman di puncak klasemen dengan 31 poin.

Sassuolo juga tampil cukup baik meski belum konsisten. Tim promosi ini berada di posisi ke-8 dengan 20 poin, berbekal kemenangan 3-1 atas Fiorentina di kandang sendiri pada Sabtu (6-12-2025).

Duel ini semakin menarik karena sorotan tertuju pada Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia yang dikabarkan menjadi incaran AC Milan pada bursa transfer Januari 2026. Laga di San Siro nanti bisa menjadi panggung pembuktian bagi Idzes untuk menunjukkan kelayakannya berseragam Il Diavolo Rosso.

Tantangan utama bagi Jay Idzes adalah menghadapi lini serang AC Milan yang tajam.

Pulisic Jadi Momok?

Jay Idzes harus bekerja keras untuk menghentikan pemain-pemain ofensif Milan, seperti Christopher Nkunku, Christian Pulisic, dan Luka Modric. Beruntung bagi Sassuolo, Rafael Leao kemungkinan absen karena cedera.

Christian Pulisic menjadi ancaman utama bagi pertahanan Sassuolo. Duet Jay Idzes dan Tarik Muharemovic harus bekerja ekstra keras untuk meredam pergerakannya.

Pulisic tampil semakin impresif di bawah asuhan Massimiliano Allegri. Pemain asal Amerika Serikat ini sangat tajam dalam mencetak gol, dengan rata-rata satu gol setiap 64 menit. Catatan ini hanya kalah dari Harry Kane yang mencetak gol setiap 59 menit.

Dengan dua golnya ke gawang Torino, Pulisic mencetak rekor baru dalam kariernya dengan 13 gol di sepanjang tahun 2025, melampaui 11 golnya di tahun 2024.

Dia akan menjadi ancaman konstan bagi Sassuolo, tulis Sassuolo News.

Akurasi yang Mematikan

Marco Guidi, analis Serie A dari La Gazzetta dello Sport, mengamati performa apik Christian Pulisic. Meski sempat terkendala masalah fisik, Pulisic telah mencetak tujuh gol hanya dalam sembilan pertandingan liga, sejajar dengan Lautaro Martinez sebagai pencetak gol terbanyak.

Pulisic bukan seorang penyerang tengah murni. Namun, sejak kedatangan Allegri, ia bermain sebagai penyerang kedua, tetap menjalankan tugas defensif dan bergerak di seluruh lini serang. Mobilitas tinggi membuat Pulisic sulit ditebak.

Statistik lain yang mengesankan dari mantan pemain Borussia Dortmund ini adalah tujuh gol dari 14 percobaan, dengan sepuluh di antaranya tepat sasaran. Akurasi ini menunjukkan ketajamannya di depan gawang.

Ketika Chris menembak, kiper-kiper seperti mendengar ‘lonceng kematian’, ujar Marco Landucci, asisten pelatih AC Milan.

By Cupu Bola

bkbthi.com - Berita terkini seputar dunia bola, jadwal, pemain, livescore, prediksi hingga hasil pertandingan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *