bkbthi.com – Torino berhasil menjauh dari zona degradasi Serie A setelah mengamankan kemenangan penting 1-0 atas Cremonese.
Kemenangan ini mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun dan memperpanjang rekor positif mereka menjadi tujuh pertandingan tak terkalahkan melawan Cremonese.
Babak Pertama
Di awal pertandingan, Torino tampil dominan meski punya catatan buruk kebobolan di babak pertama laga kandang.
Peluang pertama datang dari Ché Adams yang memaksa kiper Cremonese, Emil Audero, melakukan penyelamatan gemilang.
Tak lama kemudian, Kristjan Asllani mencoba peruntungannya dari jarak jauh, namun bola melambung di atas mistar.
Usaha Torino akhirnya membuahkan hasil di menit-menit akhir babak pertama. Gvidas Gineitis mengirim umpan matang
ke Duván Zapata di kotak penalti. Dengan cerdik, Zapata mengecoh Federico Baschirotto sebelum memberikan bola
kepada Nikola Vlašić yang tanpa ampun menyarangkan bola ke gawang Audero. Gol ini menjadi yang kedua bagi Vlašić dalam dua penampilan kandang terakhirnya di liga.
Cremonese mencoba bangkit setelah tertinggal, dan Federico Bonazzoli nyaris mencetak gol spektakuler melalui tendangan salto,
namun sayang bola masih membentur tiang gawang. Jamie Vardy juga memiliki peluang emas setelah memanfaatkan kesalahan
umpan Valentino Lazaro, namun gagal memaksimalkan peluang dari sudut sempit.
Babak Kedua
Di babak kedua, Torino mampu mempertahankan keunggulan mereka dan mengendalikan jalannya pertandingan.
Cremonese terus berada di bawah tekanan, namun serangan mereka kurang efektif dan gagal membahayakan gawang Audero.
Peluang terbaik Cremonese datang 10 menit menjelang akhir pertandingan ketika umpan silang Vardy gagal dimanfaatkan
dengan baik oleh Faris Moumbagna yang berdiri bebas di depan gawang. Bola hasil sepakannya melambung tinggi di atas mistar.
Skor 1-0 bertahan hingga akhir pertandingan. Kemenangan ini sangat berarti bagi Torino yang berhasil mengakhiri tren
negatif dan naik ke papan tengah klasemen Serie A. Sementara bagi Cremonese, kekalahan ini semakin memperburuk posisi
mereka di klasemen dan menunjukkan kurangnya kualitas di lini depan.
Perbedaan utama dari artikel sebelumnya adalah penyederhanaan beberapa kalimat agar lebih mudah dipahami dan
penambahan sedikit detail deskriptif untuk membuat cerita lebih menarik. Selain itu, ada penekanan pada momen-momen
kunci pertandingan dan dampak kemenangan bagi Torino serta kekalahan bagi Cremonese.

